Rabu, 09 Desember 2009
Catch a Glimpse
"Starbucks tetaplah Starbucks.Tidak ada yang berubah ...", pikirku sambil menghempaskan diri diatas sofa. Sudah lama, tidak ngopi disini ...
Aku memilih duduk di atas mezzanine. Dari situ aku dapat leluasa mengamati suasana Starbucks Pelangi (Plasa Semanggi) yang cukup ramai.
Hari itu, jadwalku padat. Aku mulai meneguk minumanku, sambil melihat jam tangan. Pk. 15.08, masih ada sekitar 50 menit untuk menikmati kopi. Jam 4 aku harus segera pergi, sebelum 3-in-1 mulai berlaku di ruas Thamrin.
Saat ngopi sendirian seperti sekarang, ada dua alternatif aktivitas 'pembunuh waktu' yang biasa kulakukan. Pertama adalah membaca koran atau majalah. Yang lain, dan ini favoritku, adalah mengamati karakter orang ...
Kemudian aku menemukan, bahwa teknik deduksi tersebut memang ada ilmunya, yang disebut Physionomy.
Bon, C'est en forgeant qu'on devient forgeron ... So in this few minutes, i decide to become Sherlock Holmes ...
Dari menghisap-hisap pipa tembakau seperti sang detektif, aku menyeruput-nyeruput Caramel Machiato. Mata ini mulai jelalatan 'menerawang' mencari-cari suspect pertama.
Suspect pertama jatuh pada pria yang sedang duduk santai dibawah mezanine. Mataku langsung tertuju pada layar laptop yang ada dihadapannya. Posisi duduknya yang membelakangi, membuatku mudah melihat tampilan layar laptopnya. Pria itu tampak mengamati dengan serius 'candle chart' diagram yang ada dilayar.
On Going .........
Powered by Telkomsel BlackBerry®

No comments yet